Surah MakkiyahJuz 23182 ayat
سُورَةُ الصافات
Barisan-Barisan
Surat Ash Shaaffaat terdiri atas 182 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al An'aam. Dinamai dengan Ash Shaaffaat (yang bershaf-shaf) ada hubungannya dengan perkataan Ash Shaaffaat yang terletak pada ayat permulaan surat ini yang mengemukakan bagaimana para malaikat yang berbaris di hadapan Tuhannya yang bersih jiwanya, tidak dapat digoda oleh syaitan. Hal ini hendaklah menjadi i'tibar bagi manusia dalam menghambakan dirinya kepada Allah.
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,
demi (rombongan) yang membacakan peringatan,
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang.
Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka,
mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,
untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal,
kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), “Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).
Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.
Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokkan.
Dan mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?
dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
Katakanlah (Muhammad), “Ya, dan kamu akan terhina.”
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.
Dan mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu.”